Intel sebelumnya telah mengumumkan bahwa mereka siap merilis ultrabook dengan platform berbasis Ivy Bridge generasi terbaru pada bulan April dengan harga sekitar US$799 - $999. AMD pun menanggapinya dengan mempersiapkan Ultrathin, ultrabook dengan platform berbasis Trinity pada bulan Juni dengan harga yang lebih hemat antara 10% - 20% dari ultrabook Intel. Produk ini diharapkan mampu menarik minat para vendor besar seperti Hewlett-Packard (HP), Acer dan Asustek Computer.
AMD awalnya telah menyiapkan platform Deccan yang didukung dengan APU Krishna dan Wichita untuk rilis bulan Juni 2012, lalu melanjutkan upgrade untuk platform Kerala yang didukung oleh APU Kabini pada tahun 2013. Kedua rencana ini dimaksudkan untuk menyaingi Intel dengan Ivy Bridge-nya di tahun 2012 serta Haswell di tahun 2013. Namun AMD ternyata memilih untuk merubah strategi mereka dan memilih untuk menggunakan APU dari Trinity demi memudahkan strategi harga rendah untuk memperluas pangsa pasar mereka di pasar ultrabook.
Untuk tahun 2012 ini, ultrabook yang menggunakan platform Intel akan mencapai 75 model, sedangkan AMD masih 20 model. Ultrathin dari AMD sendiri mungkin tidak akan memberikan inovasi besar dalam hal performa maupun fungsi bila dibandingkan dengan ultrabook Ivy Bridge dari Intel, tapi faktor harga yang lebih murah hingga $100 - $200 jelas menjadi keunggulan utama dan akan menjadi pertimbangan besar bagi para konsumen. Beberapa vendor juga mengkhawatirkan kemungkinan anjloknya harga ultrabook akibat Ultrathin dari AMD ini. Apa tanggapan Anda?