AOL, Google, Facebook, Twitter dan Interactive Advertising Bureau telah bergabung dalam aliansi untuk memerangi iklan berbahaya yang mengandung malware. Iklan malware ini akan mengarahkan pengguna pada situs palsu dan mencoba menjual barang-barang palsu. Langkah inisiatif yang diberi nama Ads Integrity Alliance ini diluncurkan pada hari Kamis melalui organisasi StopBadware.
Google mengumumkan hal tersebut melalui blognya. “Tidak ada bisnis individu atau lembaga penegak hukum yang dapat mengalahkan kejahatan cyber di seluruh web seorang diri. Seperti yang telah ditunjukkan oleh StopBadware, bahwa cara terbaik untuk mengatasinya adalah saling berhubungan dan bekerja sama.”
Google, Twitter dan partisipan lainnya di Ads Integrity Alliance ini akan bekerjasama untuk mengembangkan pendekatan bersama dalam menyingkirkan iklan-iklan berbahaya dan perusahaan yang turut menciptakannya. Mereka juga akan bekerja sama dengan lembaga penegak hukum untuk berbagi informasi yang berkaitan dengan iklan online.
Iklan di Twitter memang terlihat sangat berbeda dari iklan di Google atau Facebook, tetapi ini merupakan langkah besar ke arah yang baik untuk melihat keempat raksasa internet ini bekerja sama. Spam adalah hal yang lazim di Twitter, mungkin dengan memanfaatkan keahlian dan sumber daya dari perusahaan-perusahaan lain, mereka akan dapat mengidentifikasi dan menghilangkan tweeter berbahaya dengan lebih efektif. Well.. selain bersaing, raksasa internet ini juga tidak segan untuk bersekutu :)