NewsGpgo.inGopego MagzFans Art

4 Startup Asal Korea Yang Patut Dicermati

18 Jun 2012
4 Startup Asal Korea Yang Patut Dicermati


Korea Selatan saat ini berpenduduk hanya sekitar 50 juta orang saja. Meski demikian posisi negara ini sebagai salah satu negara industri baru patut dicermati. Keberadaan markas besar Samsung di Korea Selatan juga turut mengangkat perkembangan teknologi di negara ini seiring dengan munculnya berbagai startup lokal yang bisa jadi akan menjadi perusahaan terkemuka dalam beberapa tahun mendatang.

1. Easy Works
Startup lokal ini baru saja memenangi hadiah $100.000 dari Qualcomm Ventures yang diserahkan pada ajang BeLaunch Conference 2012. Perusahaan ini menarik perhatian juri melalui aplikasi bernama Yeati, yakni sebuah aplikasi mobile yang menawarkan versi visual dari LinkedIn.

Dengan Yeati, user akan bisa menyusun profil yang didalamnya termasuk portofolio karya-karya yang pernah dibuat. Aplikasi ini bukan hanya untuk desainer karena bisa pula digunakan untuk pengguna pemula yang ingin memasukkan daftar riwayat pekerjaan, kemampuan dan keyword untuk bisa menemukan profil mereka sehingga perusahaan bisa dengan mudah menemukan lalu merekrut mereka.

Easy Works didirikan oleh Seri Sheen yang sebelumnya telah bekerja selama 13 tahun sebagai HRD eksekutif untuk perusahaan-perusahaan besar.

Di masa mendatang diperkirakan Yeati akan mampu menandingi nama besar LinkedIn. Pangsa pasar Yeati juga lebih luas, karena menarik para pengguna usia muda.



2. KnowRe
KnowRe memberikan layanan pembelajaran adaptif untuk para siswa. Dengan cara melakukan personalisasi pendidikan terhadap murid, KnowRe mampu mengawasi kemajuan belajar yang dialami murid.

Sistem yang dikembangkan KnowRe berbasis pada matematika sehingga memungkinkan anak usia sekolah memberikan jawaban dari serangkaian pertanyaan yang diajukan. Saat seorang siswa menemui masalah dalam menjawab pertanyaan, KnowRe akan mencari tahu apa yang menjadi kendala si murid. Ketika murid mengalami kemajuan, alogaritma yang dimiliki KnowRe akan beradaptasi dengan siswa dan membantunya memahami soal yang diberikan.

Saat ini KnowRe telah dirilis di Amerika dan setelahnya akan diberikan pada para siswa di Korea dan Jepang. Sistem pertama menggunakan aljabar dan geometri, dan nantinya direncanakan akan lebih dikembangkan dengan memasukkan materi SAT. Pada dasarnya KnowRe dibuat agar para guru mampu memonitor siswa-siswanya dan mengetahui kemajuan mereka sehingga bisa membantu perkembangan belajar anak-didiknya.



3. Playnery
Playnery menciptakan sebuah cross-platform game engine untuk 3D social game yang terlihat sangat mirip Infinity Blade. Yang membuat Playnery unik adalah kemampuannya dalam membuka jalan bagi developer untuk membuat sebuah game yang bisa disinkronisasikan dan dimainkan baik di iOS maupun online. Artinya, user bisa memainkan sebuah game di Facebook melawan teman-teman yang sedang bermain game yang sama di iPhone atau iPad.

Game pertama yang tengah dikembangkan Playnery adalah Mother of Myth. Game ini bisa dimainkan tanpa harus melakukan download data dalam jumlah besar sehingga user bisa langsung mulai nge-game tanpa download game resources.


4. SR-Mobile
Perusahaan ini juga memiliki kantor di Plano, Texas. Fokus SR-Mobile saat ini adalah membantu opsel dalam memberikan pelayanan WiFi networks kepada konsumen sehingga opsel bisa dengan mudah melakukan transfer traffic dari jaringan seluler mereka.

SR-Mobile juga turut mendemonstrasikan teknologi yang mereka kembangkan di Mobile Asia Expo bulan ini. Dari apa yang ditunjukkan, teknologi SR-Mobile mampu membuat opsel switch data traffic atau panggilan telepon bergantian dari jaringan WiFi, 3G dan 4G

Well, keempat startup Korea Selatan itu memang menawarkan teknologi baru yang inovatif. Tak heran jika keempatnya diprediksi bakal menjadi perusahaan besar dalam beberapa tahun mendatang. Apakah Anda juga berkeinginan membuat startup lokal dengan ide unik yang telah lama ada di benak Anda? Wujudkan sekarang juga!

Source

FROM OUR PARTNER