NewsGpgo.inGopego MagzFans Art

Marissa Mayer: Mengenal Lebih Dekat CEO Baru Yahoo

19 Jul 2012
Marissa Mayer: Mengenal Lebih Dekat CEO Baru Yahoo


Marissa Mayer datang dari Google, pesaing Yahoo. Dia adalah pegawai sejak Google berdiri dan telah bekerja di sana selama 13 tahun. Sangat mengejutkan ketika dia menerima tawaran direksi Yahoo untuk memimpin perusahaan yang pernah sangat merajai dunia internet, sebelum akhirnya harus kalah bersaing dengan Google dan Facebook.

Rob Enderle, seorang analis industri dan pimpinan dari Enderle Group menyampaikan pendapatkan tentang Mayer kepada ABC News:

“Mayer datang ke Yahoo dengan latar belakang yang sangat bagus dan mengagumkan, sebuah agenda personal untuk menunjukan bahwa ia lebih dari sekedar berkualitas untuk menjadi seorang CEO, dan dia akan melakukan tugasnya untuk menciptakan sebuah keyakinan bahwa kondisi Yahoo bisa diperbaiki.”


Sementara  Marc Andreeseen, seorang pimpinan dan investor dari banyak perusahaan mengatakan pendapatnya tentang Mayer:

“Dia adalah manager yang telah teruji. Dia tahu cara menjalankan perusahaan dalam skala besar. Tidak banyak manajer produk di dunia industri yang bisa mengatur banyak hal dalam skala besar.”


Jadi, siapa sebenarnya Marissa Mayer?

Hari Senin lalu (16 Juli) Mayer masih menjadi wakil presiden dari divisi Layanan Location and Local di markas besar Google. Dia adalah salah satu pimpinan di Google. Dan sejak Selasa kemarin (17 Juli) Mayer telah menjadi CEO Yahoo. Umurnya 37 tahun dan tengah hamil anak pertamanya.

Mayer tengah hamil?

Ya, Mayer menjelaskan pada majalah Fortune bahwa dia sedang hamil. Menurut situs AllThingsD, dewan direksi Yahoo tidak mempermasalahkan tentang kehamilan Mayer dan tidak membahasnya dalam sesi pertemuan wawancara dengan Mayer.

Apakah Mayer adalah pimpinan wanita pertama di Yahoo?

Tidak. Sebelumnya Yahoo pernah memiliki CEO wanita bernama Carol Bartz. Bartz memimpin Yahoo dari 2009 hingga 2011. Mayer adalah CEO wanita kedua yang memimpin Yahoo. Ia dinilai sebagai salah satu wanita paling berpengaruh di dunia bisni dan teknologi selama beberapa tahun terakhir, berita tentang dirinya banyak diulas media populer seperti Forbes, Fortune bahkan Glamour.

Apakah Mayer cukup berpengalaman?

Sangat berpengalaman. Dia bergabung dengan Google pada tahun 1999 sebagai pegawai ke-20. Mayer adalah engineer wanita pertama di Google. Selama 13 tahun bersama Google, Mayer telah memimpin banyak divisi, mengembangkan dan mengatur desain produk. Mayer digambarkan sebagai seorang visioner produk yang tangguh dan perfeksionis saat berurusan dengan desain produk.

Produk apa saja yang telah Mayer buat di Google?

Sangat banyak. Dia membantu mengembangkan Google Search di tahun-tahun pertama, juga Google News, Gmail dan Google Maps. Mayer bahkan turut menentukan keputusan sebuah produk yang akan dibuat Google.

Apa latar belakang pendidikan Mayer?

Mayer adalah magister sains dari Universitas Stanford dengan gelar M.S. bidang ilmu komputer dan sarjana dalam bidang sistem simbolik.

Adakah perusahaan teknologi lain yang juga ditangani Mayer?

Mayer adalah investor awal dari Square, sebuah perusahaan mobile payment yang dibuat oleh co-founder Twitter, Jack Dorsey. Mayer juga memiliki saham di Airtime, Minted, uBeam, dan menjadi anggota dewan direksi Walmart.

Kenapa Mayer meninggalkan Google dan hengkang ke Yahoo?

Ketika ditanya kenapa memilih Yahoo, Mayer tidak segera menjawab pertanyaan tersebut. Dalam sebuah wawancara dengan harian The New York Times (NYT), Mayer mengatakan bahwa ia “sangat senang bisa bekerja di Google.” Dia juga menambahkan bahwa “itu keputusan yang sangat mudah dibuat secara logis” karena Yahoo adalah “salah satu merek terbaik di internet.”

Apa fokus Mayer di Yahoo?

Dari wawancara dengan NYT, Mayer mengatakan ia berencana untuk fokus pada produk unggulan Yahoo. Di dalamnya termasuk email, keuangan dan sports. Mayer juga ingin fokus pada mobile dan video broadband.

Mampukah Mayer memimpin Yahoo?

Tidak ada yang bisa memastikan tetapi dengan melihat fakta bahwa Yahoo telah berganti 5 CEO dalam 5 tahun terakhir, Mayer pastinya memiliki segudang PR untuk dikerjakan dan sebuah kapal besar yang harus ia kemudikan. Seperti dikatakan analis Andreesen pada Business Insider, “Hal mengenai perubahan arah Yahoo adalah kuncinya. Butuh waktu tiga hingga lima tahun untuk mengerjakan tugas itu. Salah satu hal yang ia (Mayer) perlukan adalah dukungan dari dewan direksi Yahoo selama periode waktu itu.”

Artinya, dalam periode 3-5 tahun mendatang Anda akan menjadi saksi perubahan besar yang akan terjadi di Yahoo menuju kejayannya. Atau sebaliknya?

Di video berikut Anda bisa melihat wawancara ABC News dengan Marissa Mayer di Aspen Ideas Festival 2012 yang diselenggarakan di Colorado, pada 13 Juli lalu. Ya, saat itu Mayer masih menjadi bagian Google.


Watch More News Videos at ABC
2012 Presidential Election
Entertainment & Celebrity News


Source