Image credit: REUTERS/Bazuki Muhammad
Bukan dakwaan palsu jika Samsung disebut menjiplak desain pihak lain. Yep, para juri di pesidangan Apple kontra Samsung telah memutuskan bahwa Galaxy Series menjiplak desain iPhone dan iPad serta memakai 6 paten milik Apple. Faktanya, pimpinan Samsung JK Shin juga mengungkap kalau pihaknya terinspirasi oleh iPhone.
Seperti diungkap di persidangan seminggu menjelang putusan akhir, sebuah memo Shin menunjukkan bahwa di tahun 2010 Samsung mengalami krisis desain. Para desainer Samsung kemudian didesak untuk lebih kreatif berinovasi. Desakan itu tampaknya berhasil karena Samsung pada akhirnya bisa mengungguli Sony, Sharp dan Panasonic dalam bisnis chips, televisi dan display. Dan pada akhirnya Samsung bahkan bisa menggeser Nokia dalam bisnis ponsel dan Apple di bisnis smartphone.
| “Tokoh-tokoh berpengaruh menggunakan iPhone, dan mereka mengatakan bahwa ‘Samsung sedang tertidur.’ Selama ini kita hanya fokus memperhatikan Nokia dan memusatkan usaha pada hal-hal seperti Folder, Bar, Slide. Tapi ketika UX milik kita dibandingkan dengan pesaing tak terduga Apple iPhone, perbedaan itu benar-benar terlihat seperti Surga dan Bumi. Kita mengalami krisis desain.” |
Tapi kesuksesan besar Samsung tersebut tidak dicatat sebagai bentuk inovasi karena pengadilan justru mencoreng nama Samsung lantaran menjiplak produk lain. Seakan seutuju dengan putusan pengadilan itu, salah satu desainer Samsung yang dihubungi Reuters juga mengakui hal tersebut,
| “Para desainer Samsung memiliki banyak sekali ide kreatif dan unik tetapi ide-ide itu haruslah disukai oleh para pimpinan. Masalahnya, karena para pimpinan sangat terkesan dengan desain Apple maka ide-ide kami menjadi tidak begitu memuaskan mereka. Saya pikir para manager perusahaan lain akan menghormati keputusan pimpinan desainer tetapi di Samsung, para manager berkuasa terhadap para desainer dan keputusan akhir sebuah desain ada di tangan mereka. Hal itu membatasi kemampuan kami. Untuk bisa menjadi perusahaan yang bukan hanya bisa menjiplak, Samsung membutuhkan sebuah kultur horisontal yang lebih kuat untuk memberi kuasa lebih pada para desainer.” |
Sementara itu menurut seorang petinggi Samsung yang enggan disebut namanya, ia menolak jika Samsung disebut memulai bisnisnya dengan sedikit inovasi. Ia menjelaskan bahwa Samsung bahkan memulai dari sebuah televisi hitam-putih dan sekarang memiliki banyak ide baru dan memberikan insentif serta bonus untuk desainer yang memiliki ide-ide bagus. Hal itu, menurutnya, tak lain karena CEO Lee adalah orang yang sangat tertarik dengan teknologi dan desain baru.
Hmm, strategi Samsung dalam bidang desain produk memang berhasil dengan telah menggeser sejumlah produsen terkemuka. Tapi jika cara itu berupa strategi penjiplakan, tampaknya masalah yang dihadapi Samsung akan lebih besar dari kesuksesan yang telah diperolehnya…
Source