Perangkat elektronik rupanya menginspirasi seorang seniman untuk menciptakan sebuah karya yang unik, termasuk yang satu ini. Beragam roti yang membalut perangkat elektronik, mulai dari lampu senter, jam, sampai radio bisa Anda simak di sini. Tergoda untuk melahapnya? Hati-hati ketika menggigitnya, ya..
Seniman dari Israel, Debbi Nitsan memiliki koleksi dari “baked electronic” termasuk roti berbentuk lampu senter ini. Senter masih berfungsi dengan nyala lampu di balik kulit roti.

Baked electronics merupakan sebuah gagasan proyek seni dari Debbi Nitsan yang menggantikan rangka radio, jam dan senter dengan roti yang dipanggang menjadi bentuk yang tepat dan sesuai. Semua perangkat masih bekerja, tentu jika Anda bisa menemukan di mana letak tombol sebenenarnya.

Jam dinding biasa ini dibalut dengan rangka yang terbuat dari roti. Hmm.. cukup menggoda untuk dilahap.

Radio roti, atau.. roti radio? Yang pasti roti ini diciptakan untuk koleksi elektronik dengan rangka roti milik Debbi Nitsan. Radio ini sepenuhnya berfungsi dengan antena yang menyembul melalui kulit roti.

Debbi Nitsan menambahkan aksesoris mungil pada komputer PC. Layang-layang imut ini dipasang di belakang fan dari desktop. Ketika fan berputar, maka layang-layang akan naik ditiup angin. Hmm.. unik juga idenya.

Memikirkan ide yang begitu atraktif dan unik tentu memakan waktu yang tidak pendek. Sementara menggali ide, Debbi Nitsan mungkin gemar mengunyah pensil licorice hasil rancangannya yang dapat dimakan ini.
