Jika kecoa berperan dalam misi penyelamatan dengan wireless sensor, maka lain lagi dengan lebah. Tim ilmuwan dari University of Sheffield dan University of Sussex tengah berupaya menciptakan robot yang memanfaatkan bagian tubuh dari seekor lebah. Hmm.. robot seperti apa?
Robot ini akan dilengkapi dengan kemampuan yang sama dari indera perasa dan indera pencium lebah madu. Para ilmuwan bertujuan untuk mensimulasikan hal tersebut semirip mungkin, dengan cara memasang otak dari seekor lebah madu ke sebuah robot.
Proyek yang disebut Green Brain ini bertujuan untuk membantu robot melakukan tugas-tugas yang kompleks dengan ukurannya yang kecil. Robot honey bee ini akan sama efektifnya dengan lebah sungguhan dalam membedakan sumber dari berbagai jenis bau dan mencari sumber-sumber tersebut.
Sejumlah skill memungkinkan robot melakukan beberapa fungsi. Robot dapat terbang ke daerah yang terkena bencana dan membantu tim penyelamat dalam menemukan korban atau memungkinkan pemantauan kondisi lapangan dengan lebih dekat.
Menurut ketua tim dari University of Sussex, Dr. Thomas Nowotny, “Menggunakan akselerator GPU paralel NVIDIA untuk model otak merupakan tujuan penting dari proyek, karena memungkinkan kami untuk membangun model dengan lebih cepat daripada sebelumnya. Kami berharap teknologi ini dapat menggantikan beragam bidang dari penggunaan komputer klasik saat ini.”