Teknologi printer 3D tampaknya berkembang kian pesat tahun ini. Bukan saja karena merupakan teknologi mutakhir tetapi penggunaan printer 3D memang terbukti bermanfaat untuk banyak bidang, termasuk pembuatan anggota tubuh sintetis untuk para pasien penderita penyakit khusus.
Seperti yang dikembangkan oleh tim MIT Media Lab di Boston ini. Formlabs kemudian memproduksi hasil temuan berbentuk printer 3D stereolitografi tersebut dan menamainya sebgai Form 1.
Printer 3D Form 1 mampu mencetak hasil dengan kualitas tinggi jika dibanding printer 3D model sebelumnya. Dalam prosesnya, printer 3D mengombinasikan laser dan resin yang diformulasikan khsusus. Sistem kemudian mencapai resolusi akurat pada kekentalan 25 micron (0,0001 inci), yang di dalamnya masing-masing terdiri dari 300 micron (0,012 inci).
Cukup mudah menjalankan printer 3D buatan Formlabs ini. Anda cukup menekan satu tombol maka mesin akan membuat cairan dengan volume 125 x 125 x165 mm yang bisa dipakai untuk menciptakan prototip kecil resolusi tinggi. Dengan memanfaatkan sebuah software khusus, proses setelah cetak juga sangat mudah dibersihkan.
Untuk saat ini Anda memang belum bisa menemukan Printer 3D Form 1 di pasaran karena mesin ini masih dikembangkan dan menanti terkumpulnya donasi melalui situs Kickstarter. Tertarik untuk menyumbang demi perkembangan dunia teknologi printing?





